5 Pemain Tercantik Timnas Wanita Indonesia

Timnas putri Indonesia akan segera unjuk gigi di Piala Asia Wanita 2022. Mari kita lihat beberapa potret cantik para pemain Garuda Peltiwi. Tim Nasional Wanita asal Indonesia yang akan membuat sejarah baru untuk pertama kalinya yang ada didalam 31 tahun pada Piala Asia Wanita pada tahun 2022. Tim Garuda Peltiwi sendiri sudah berangkat ke India untuk menuju venue.

5 Pemain Tercantik Timnas Wanita Indonesia

Pada kesempatan ini, Timnas Putri Indonesia tergabung dalam Grup B.Lawan yang mungkin dihadapi Timnas Putri Indonesia juga sangat tangguh. Ada Australia dan Thailand yang ikut Piala Dunia Wanita 2019, dan mungkin ada Filipina. Lihat Juga: Warganet Minta Haruna Lepas, Ketua PSSI: Ini Demokrasi Mereka Akan Hadapi Musuh Yang Tangguh, Tapi Gabungan Kebangsaan Wanita Indonesia tetap membawa semangat juang yang hebat di Piala Wanita Asia 2022.

Baca Juga : Perjalanan Karir Asisat Oshoala, Dari Liverpool Hingga Ke Barcelona

Bisa Bicara Sedikit Setelah Sedikit Bicara di Di pentas Asia, Timnas Putri Indonesia akan mengumumkan 23 pemain terbaik. Nama yang akrab juga dijatuhkan di tempat. Soal timnas putri Indonesia, ada beberapa pemain yang bisa mengejutkan Adam. Tidak hanya saat berhadapan dengan bola, tapi juga untuk paras cantiknya. Di bawah ini adalah lima pemain Indonesia yang bisa merayu para pria dengan skill bola dan wajahnya yang atraktif.

  1. Zahra Muzdalifah

Selain itu Pelajari: Dikritik Haruna Soemitro, Ini 3 Alasan Shin Tae-yong Lebih Baik Dari Mantan Pelatih Timnas Indonesia Lain di Piala AFF Tidak ada yang meragukan standar bola Zahra Muzdalifah di lapangan hijau. Selain olahraganya yang cantik, parasnya yang cantik juga membuat para adam terpikat. Zahra Muzdalifah sendiri adalah seorang striker untuk Grup Nasional Putri Indonesia. Dia adalah salah satu pilar Garuda Pertiwi untuk Piala Asia Putri 2022. Karena statusnya di sepak bola, Zahra bisa disukai banyak orang karena kecantikannya. Buktinya, ia memiliki hampir 1 juta pengikut di Instagram.

  1. Syafira Eka Putri
See also  7 Pemain Bola Wanita Indonesia

Meski tidak tersingkir di Piala Asia Putri 2022, Shafira Eka Putri telah membela Grup Nasional Putri Indonesia. Dia tumbuh menjadi salah satu dari banyak gamer wanita yang disukai di dunia online kita. Pengakuannya tidak hanya karena bola, tetapi juga wajahnya yang cantik. Bahkan di Instagram saja, Shafira Eka Putri memiliki lebih dari 400 ribu pengikut. Anggota staf Arema yang feminin ini memiliki wajah seperti manekin yang membuatnya menjadi salah satu pemain wanita paling populer di kancah sepak bola Indonesia.

  1. Shalika Aurelia Viandrisa

Shalika Aurelia sempat membuat kejutan di sepak bola putri di tanah air, tempat ia memperkenalkan diri sebagai anggota klub Italia, Roma CF. Shalika Aurelia direkrut Roma CF karena apiknya sebagai bek. Selain itu, dia masih relatif lebih muda sehingga dia masih bisa berkembang ke arah yang lebih baik. Selain bisa diandalkan saat bermain sebagai bek, Shalika Aurelia juga memiliki paras yang menawan yang membuat para kaum adam terpukau sehingga disukai di kalangan pecinta sepak bola tanah air.

  1. Ade Mustikiana Oktafiani

Pengakuan Ade Mustikiana Oktafiani terlihat jelas di sepak bola Indonesia. Dia terdaftar sebagai kapten Grup Nasional Putri Indonesia. Selain itu, Ade Mustikiana tercatat sebagai salah satu peserta wanita Indonesia yang mencuri perhatian Bayern Munich sehingga ia memberikan uji coba. Tak hanya andal dalam mengolah kulit bulat, Ade Mustikiana bisa menjadi salah satu pesepakbola cantik yang vital di tanah air. Apalagi ditambah dengan wajahnya yang tergolong imut dan membuat kaum adam kaget.

  1. Rani Mulyasari
See also  Alex Morgan Pemain Bola Wanita Terbaik Dari Amerika

Rani Mulyasari bisa menjadi anggota Grup Putri Seluruh Indonesia yang siap memikat pecinta sepak bola di tanah air karena kiprahnya di bidang dan wajahnya yang cantik. Peserta yang pandai bermain futsal ini memiliki wajah yang menarik dan imut serta memiliki daya tarik seorang wanita tomboy. Selanjutnya, Rani Mulyasari telah berubah menjadi salah satu gamer wanita paling populer di dunia online kita, di mana pengikut Instagram-nya mencapai 38 ribu pengikut.

Pesepakbola wanita Indonesia mencari peluang sambil berjuang untuk masa depan

Dhanielle Daphne ingat bahwa dia berusia 6 tahun ketika dia melihat keluarga besarnya berkumpul bersama dan begadang hanya untuk menonton pertandingan sepak bola selama Piala Dunia 2006 di Jerman. Tidak masuk akal baginya saat itu bahwa sekelompok orang dewasa rela kehilangan tidur karena menonton olahraga yang terdiri dari dua kelompok lawan yang berusaha keras untuk mengontrol bola selama 90 menit.

Namun, seiring waktu, rasa ingin tahunya semakin dalam, dan sebelum dia menyadarinya, dia terpesona oleh sepak bola. Dhanielle senang melihat pahlawan sepak bolanya, seperti David Beckham dan Zinedine Zidane, melakukan sihir mereka dengan bola untuk mengelabui lawan mereka.

Kecintaannya pada olahraga terus tumbuh lebih kuat dan dia merasa tidak cukup hanya menjadi penggemar. Dia ingin menjadi pemain – sebuah ide yang membuat orang tuanya mengangkat alis. “’Kami pikir Anda harus mempertimbangkan kembali keinginan Anda untuk bermain sepak bola. Hanya tidak cocok dengan profil seorang gadis’,” kata Dhanielle, mengingat apa yang dikatakan orang tuanya ketika mereka pertama kali mendengar rencana itu.

Sebagai pribadi yang berkemauan keras, Dhanielle pun memutuskan untuk menekuni olahraga tersebut, bergabung dengan akademi sepak bola di Kuningan, Jakarta Selatan. Kegigihannya membawanya jauh. Dia terpilih sebagai anggota tim U-12 dari 800 pelamar, anggota tim nasional dan anggota Drupadi – salah satu dari dua tim yang dikirim Indonesia ke turnamen regional AIA Championship di Bangkok.

See also  10 Pesepakbola wanita Tercantik di Dunia

Kisah serupa juga dialami oleh Nindy Santrika Hagianti dari Cilacap, Jawa Tengah. Nindy, anggota klub lokal Putri Wijayakusuma, terpilih Desember lalu untuk bermain di turnamen Bangkok untuk Anjani, setelah diakui sebagai salah satu dari 16 pemain teratas di Indonesia. Untuk mempersiapkan acara tersebut,

Nindy, seorang pelatih olahraga di sebuah SMP di Cilacap, berkendara delapan hingga 10 jam seminggu sekali untuk mengikuti pemusatan latihan selama dua bulan di Jakarta. “Saya beruntung mendapat dukungan penuh dari keluarga saya,” katanya. “Saya bersedia melakukan segalanya untuk mengejar impian saya: pergi ke luar negeri untuk bermain sepak bola dan semoga bertemu klub tersayang saya, Manchester United, suatu hari nanti,” katanya sambil tersenyum.

Rekan satu tim Nindy di Bangkok, Lizzetia Awani, yang berasal dari Bandung, Jawa Barat, mengatakan mengikuti hasratnya di sepak bola telah membantunya menemukan peluang lain. Karena itu, ketika anggota keluarga besarnya memberi tahu dia bahwa bermain sepak bola sebagai seorang wanita tidak baik untuk masa depannya, dia bersikeras untuk melanjutkan.

“Awalnya, hati saya hancur untuk mengakui bahwa keluarga besar saya ada benarnya, bahwa sepak bola wanita belum menjadi industri yang baik dan menguntungkan di rumah. “Melihat dari perspektif yang berbeda, bagaimanapun, saya melihat jendela peluang lain bagi saya, seperti mengajukan beasiswa. Itu sebabnya saya bersikeras untuk mengikuti hasrat saya di sini dan memperjuangkannya, ”katanya.